Monday, September 16, 2019

REVIEW!!! TAMAN MAKAM BUNG KARNO BLITAR - WISATA DI INDONESIA



Assalamu’alaikum warahamtullah wabarakaatuh





Oke teman-teman, pada pos yang pertama ini, saya akan sedikit mengulas atau biasa orang bilang review tentang satu objek wisata di Jawa Timur.

Sebelumnya, orang Indonesia mana yang tidak kenal dengan sosok proklamator kita? Atau memang ada yang belum tahu?

Oke, sebelum kita masuk, mari kita ulas sedikit tentang proklamator tersebut.

Nama beliau adalah Ir. Soekarno, beliau lahir di Surabaya, tanggal 6 Juni 1901, mungkin sejak kita sekolah kita diajarkan bahwa beliau lahir di Blitar, yang benar adalah beliau kelahiran Surabaya.

Beliau meninggal di tahun 1970 tepatnya tanggal 21 Juni di Jakarta.
Setelah beliau meninggal, beliau di makamkan di Blitar.
Sekarang kalian sudah tau secara singkat tentang beliau ini.
Tidak perlu panjang lebar, mari kita ulas objek wisata ini.

Taman Makam Bung Karno, dari namanya saja sudah tahu bahwa makam adalah suatu tempat terakhir seseorang di dunia. Maka teman-teman semua sudah ada gambaran atau bayangan bagaimanakah bentuk objek wisata yang satu ini. Kalian yang mungkin pernah ke objek wisata semacam ini, Masjid Agung Kudus, Makam Sunan Kalijaga, Makam Sunan Muria, dan lain-lain, pasti sudah ada gambaran juga.

Taman Makam Bung Karno ini salah satu objek wisata “Sejarah” yang ramai dikunjungi orang, baik kalangan anak-anak, remaja, maupun orang tua.

A. LOKASI DAN AKSES
Taman Makam Bung Karno ini terletak di Blitar, Jawa Timur. Kota Blitar termasuk kota yang berada di selatan Pulau Jawa. Blitar sendiri ada Kota Blitar dan Kabupaten Blitar.
Lihat maps dibawah ini:


Akses ke Kota Blitar cukuplah mudah mengingat infrastruktur sekarang sudah bagus.
Ada berbagai transportasi yang bisa kalian gunakan.

Motor
Saya rekomendasikan jika ke Blitar naik motor, maka kalian lewat jalur Selatan. Mulai dari Solo, Sukoharjo, Wonogiri, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, dan sampailah di Blitar. Perjalanan dengan motor membutuhkan waktu sekitar 4-5.5 jam.

Mobil
Ada 2 pilihan untuk ke Kota Blitar (dari Solo, karena saya orang Solo) jika mengendarai mobil,

1.     1.  Via Tol, karena Blitar sementara ini belum dilewati oleh tol, maka setelah keluar tol belumlah sampai ke Blitar. Jika dari Solo, maka kita masuk ke tol Ngemplak maupun Kartasura, atau juga bisa di Pintu Tol Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar (pintu tol ini belum dibuka ketika saya lakukan trip ke Blitar). Setelah itu kita keluar tol disekitaran Nganjuk ataupun Kediri, untuk biaya tol murahnya kalian harus keluar di Nganjuk. Berapa biaya tol Solo-Nganjuk? Sekitar 142 ribuan. Namun, setelah keluar tol kalian masih harus berjalan ke Selatan melewati Kota Kediri dan Tulungagung, via jalan provinsi ataupun jalan alternatif (opsional). Untuk waktu totalnya sekitar 4 jam (2 jam di tol berhenti 2 kali isi bensin dan sholat serta 2 jam di jalan biasa). Oke, akan kita bandingkan dengan dengan via jalan biasa.
2.     2. Via Jalan Biasa, ada 2 jalur juga, yaitu lewat jalur selatan atau jalur tengah pulau jawa. Namun, disini saya sarankan untuk lewat jalur selatan mengingat Blitar ada di Selatan dan jalur tengah sangat ramai sekali. Untuk jalur selatan sama dengan jalur motor, bedanya ada sedikit perbedaan waktu, dengan menggunakan mobil, waktu yang kita tempuh sekitar 6-7 jam, bahkan saya sampai 9 jam, hal ini waktu kami digunakan sia-sia.

Bis
Bis yang bisa mengantarkan kalian dari Solo ke Blitar ada bis Harapan Jaya (Dari Jakarta), Pahala Kencana (Dari Bandung), Rosalia Indah, mohon koreksi jika salah, atau mungkin kalian yang tau bisa komentar di bawah atau kirim di bagian kanan blog ini.

Kereta Api
Banyak kereta yang menuju arah Blitar dari Solo, saya rekomendasikan kereta Kahuripan (Bandung-Blitar), kelas ekonomi, hanya seharga 80ribuan. Atau kalian bisa cari kereta eksukutif sangat banyak yang menuju arah Blitar

B. WISATA TAMAN MAKAM BUNG KARNO
1.       1. Tiket Masuk
Blitar ini merupakan salah satu daerah yang mungkin bisa dibilang murah tapi bukan murahan.
Untuk parkir mobil, 10 ribu. Tiket perorangan 3000
Disini kita harus jalan dari parkiran menuju ke objek wisata sekitar 1 km. Bagi kalian yang mager jalan, kalian bisa memakai jasa becak seharga 10.000 (bagi-bagi rejeki juga).
2.       2. Isi
Di Taman Makam Bung Karno ini tidak hanya makamnya saja yang ada disana, melainkan ada Perpustkaan Nasional dan Museum Sejarah juga.
Perpustakaan Nasional berlantai 2 ini sangat bagus untuk dikunjungi, walaupun saya tidak suka membaca (jangan dicontoh), namun kalian wajib datang kesini, minimal menuliskan nama kalian di buku kunjungan, untuk meninggalkan jejak. Perpustakaan ini sangat lengkap dan tertata rapi. Untuk fasilitas ada lift untuk ke lantai 2 (lift jarang ada di Blitar, kata teman saya), ada meja yang sangat banyak dan cocok untuk mebaca, Wi-Fi, dan penitipan barang. Namun, disini kita dilarang untuk mengambil foto.

Museum Sejarah
Desain museum ini hampir mirip dengan perpustakaannya. Di dalam museum ini, ada semua tentang Bung Karno, dan ada juga tentang sedikit sejarah-sejarah Indonesia.



Makam Bung Karno
Seperti makam-makam orang besar yang lain, banyak orang mengunjungi makam ini dan melakukan ritual di sampingnya, seperti yang kalian ketahui. Namun, disini saya tidak tertarik untuk mengulasnya.

Pintu Keluar
Ketika kita berjalan keluar, kita diarahkan ke suatu tempat dimana disitu dijual beraneka ragam oleh-oleh, hampir semua di wisata seperti itu, jadi jalan tersebut di desain zig-zag atau memutar dan pengunjung diharuskan melewati ini semua mungkin sekitar 1 km jika di akumulasikan. Namun, kalian jangan mengeluh karena itu juga strategi daerah untuk meningkatkan ekonominya, jadi jangan protes ataupun berkata kasar, karena mereka berhak mengambil rezeki Allah lewat jualan ini, dan kalian pun tidak dipaksa untuk membeli, cuma kalian akan dengan para pedagang menawarkan dagangannya, “Kaosnya 100 ribu 3”, seperti itulah.

3.      C. PENDAPAT
Menurut saya, kalian wajib mengunjungi wisata ini, selain murah, bisa menabmbah wawasan terutama tentang sejarahnya. Kami berenam hanya menghabiskan uang 25ribu untuk 6 orang, sangat murah kan?
Bagaimana pendapat kalian setelah membaca review ini? Tertarik untuk mengunjungi? Atau masih mageran? Ayoklah, Indonesia, luas kita taddabburi Indonesia ini.  Silahkan isi dikomentar pendapat kalian.
Sekian review pertama saya, semoga bermanfaat bagi kalian semua. Jika ada salah dalam penulisan, kesalahan lain, kekurangan data, bisa kalian ketik dikomen untuk revisi atau kirim ke email jelajahnegara@gmail.com atau disebelah kanan dari blog ini. Untuk yang mau copy-paste silahkan izin terlebih dahulu.
Nantikan review-review selanjutnya, request dari kalian ditunggu.

Bonus video perjalanan kita

Salam Jelajah Negara,

Penulis,

Anonymous






Disqus Comments